Pasang Photo Sutinah di Spanduk, Sekdis Perdagangan Dicopot, Oknum Lurah Pasang Baligho Bupati Tidak Apa-apa.

0
Spanduk Dinas Perdagangan Mamuju saat HUT KORPRI ke-48
Mamuju-Oktovianus diberhentikan dari jabatannya selaku Sekretaris Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju karena menggunakan tagline KITA DINAS PERDAGANGAN KABUPATEN MAMUJU SULBAR dalam kegiatan devile dalam rangka memperingati HUT KORPS Minggu 24 November 2019 lalu.
Selain itu, pemicu lain dicopotnya Oktovianus dari jabatannya karena memasang poto Sutinah Suhardi dalam spanduk tersebut.
“Sebab, Sutinah Suhardi bukan lagi Kadis Perdagangan saat itu,” kata Sekda Mamuju.
Ia dianggap telah melakukan pelanggaran kode etik dan disiplin pegawai dengan tagline dan spanduk pada kegiatan devile tersebut.
Sekda Mamuju Suaib selaku ketua tim majelis pertimbangan hukuman disiplin ASN Mamuju melalui rilis Humas Pemkab Mamuju mengatakan, Oktovianus melakukan pelanggaran berdasarkan Undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil dan PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN.

Baca juga: Gara-gara Tagline ‘KITA’, Sekretaris Dinas Perdagangan Mamuju Dicopot dari Jabatannya.

Saat dikonfirmasi terkait salah satu oknum Lurah di Kabupaten Mamuju yang memasang baligho Bupati dan wakil Bupati Mamuju, Suaib mengatakan tidak ada masalah.
“Kalau baligho itu tidak masalah, kan disitu taglinennya ‘Lanjutkan Pembangunan, dan masih Bupati kita semua saat ini,” Kata Suaib
Menurut Suaib, baligho yang dimaksud tersebut dengan tulisan LANJUTKAN PEMBANGUNAN merupakan himbauan Bupati dan wakil Bupati Mamuju kepada kita semua.
“Jika baligho itu yang dipermasalahkan, coba dilihat, disitu ada Bupati dan Wakil Bupati Mamuju tulisannya ‘Lanjutkan Pembangunan’. Nah, disitu Bupati dan Wakil Bupati memberikan himbauan kepada kita semua untuk melanjutkan pembangunan,” Urainya
Ketua tim majelis pertimbangan hukuman disiplin ASN Mamuju ini menjelaskan, bahwa yang menjadi masalah pada baligho tersebut apabila ada tulisan Calon.
“Yang salah kalau di baligho itu ada dikatakan calon. Kan tidak ada seperti itu. Jadi menurut saya disitu tidak ada salahnya kalau itu baligho,” Jelas Suaib
Justru, Suaib meminta kepada teman-teman untuk memberitahukan apabila ada yang dianggap salah untuk menjadi bahan koreksi bagi pribadinya.(TN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here