Gugus Tugas Covid-19 Sulbar Bantah Tudingan AK Soal Fasilitas dan Anggaran Untuk Pasien.

0
Anggota tim gugus Covid19 Sulbar, dr Muhammad Ihwan (foto-Wa)
MAMUJU-Anggota Gugus Covid-19 Sulbar dr. Muhammad Ihwan, membantah pernyataan salah satu pasien Covid-19 yang menyebut ruang karantina tidak diberi kipas angin.
“Tidak benar itu, ada perawat namanya Nursyamsi dia yang bawakan kipas ke kamarnya,” ucap dr Muhammad Ihwan melalui pesan WatshAap miliknya, Sabtu (30/5/2020).
Selain itu, dr Ihwan juga menanggapi tudingan bahwa pasien selama dikarantina mencuci pakaiannya sendiri tanpa melalu jasa loundri.
“Kalau masalah mencuci, yaa itu mungkin keinginannya sendiri. Pasien lain mungkin begitu juga,” jelas dr Ihwan

Baca juga: Ini Pemicuh AK Pasien Covid-19 Keluar Dari Rumah Sakit Tempat Ia Dirawat.

Bahkan, dr Ihwan membantah informasi yang disebut pasien AK bahwa ada anggaran Rp. 1 juta untuk pasien namun tidak diberikan sama sekali.
“Mana ada untuk pasien, Jakarta saja tidak ada untuk pasien,” tegas dr Ihwan
Sebelumnya, salah satu pasien Covid-19 inisial AK alamat Sampoang kecamatan Kalukku, meninggalkan RS setelah dijemput paksa oleh orang tuannya, Jumat (29/5/2020) kemarin.
Saat diwawancarai di kediamannya, pasien AK menceritakan, bahwa tiga hari belakang ini, AC ruangan tempat ia dikarantina tidak berfungsi dan tidak diberikan kipas angin.
Pasien AK juga menyebut, Lampu di kamar mandi telah mati, dan pakaian yang digunakan dicuci sendiri oleh pasien tanpa menggunakan jasa loudri karena dianggap memakan waktu lama.
Selain itu, AK menduga ada anggaran untuk pasien Rp. 1 juta per hari namun tidak perna diberikan sama sekali. (Sir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here