2 Pemuda Diringkus Polisi Setelah Menggunakan Uang Palsu

0

MAMUJU-Niatnya ingin melewati dinginnya malam dengan sebungkus rokok, Namun niat tersebut harus tertunda setelah kedua pemuda ini diringkus oleh unit reskrim Polsek kalukku Polresta Mamuju.

Keduanya diringkus karena kedapatan menggunakan uang palsu (upal) untuk transaksi. Mereka ialah lelaki Bambang dan Dahrul.

Kasus tersebut bermula saat Bambang bersama dengan temannya Dahrul berangkat dari rumah neneknya di Dusun Salukayu Kecamatan Papalang dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis kawasaki Ninja RR dengan tujuan pantai Belang – abelang Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju pada hari minggu (07/06/20).

Di tengah perjalanan, kedua pemuda tersebut singgah di jembatan Batu Papan. Saat itu Dahrul pergi meninggalkan Bambang untuk membeli sebungkus rokok di sebuah toko milikĀ  “A” yang berlokasi di Dusun Topore selatan.

Setelah tiba di toko tersebut, Dahrul mengeluarkan selembar uang senilai 100,000 (seratus ribu rupiah) dan menyerahkan kepada pemilik toko dengan maksud membeli rokok.

Namun, pemilik toko merasa curiga dengan uang yang diberikan adalah palsu sehingga ia menolak uang tersebut dan segera melaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek Kalukku.

Mendapat informasi, Kanit Reskrim Polsek Kalukku Bripka Muhammad Iqbal langsung bergerak cepat dan menemukan kedua orang tersebut sedang membeli kartu data internet disalah satu counter HP yang berada di Dusun Batu Papan desa Papalang kecamatan Papalang.

Saat itu, kedua pelaku berhasil diamankan personil reskrim Polsek Kalukku kemudian menggeledah kedua pelaku.

Dari hasil penggeledahan, personil polsek Kalukku mengamankan barang bukti berupa tiga lembar uang palsu pecahan 100.000 (seratus ribu rupiah) dengan nomor seri yang sama.

Kanit Res Polsek Kalukku Bripka Muhammad Iqbal mengatakan, dari hasil interogasi kedua pelaku, bahwa uang palsu pecahan 100.000 tersebut ia dapatkan dari salah seorang temannya yang berada di Tikke dan saat ini masih dalam pendalaman pihak Kepolisian.

” Alhamdulillah berkat laporan dari masyarakat kami dapat mengamankan kedua orang pelaku penyebaran uang palsu dan hasil dari interogasi bahwa uang tersebut mereka dapatkan dari salah seorang temannya yang berada di Tikke yang saat ini masih dilakukan pendalaman”, Tutur Iqbal

Saat ini kedua pelaku berikut barang buktinya telah diamankan di Mapolsek Kalukku, dan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 244 dan 245 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Hum/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here